Kontingen Kwarcab Mojokerto Bersiap Menuju Jamnas XII: Dukung Swasembada Pangan Nasional

Terkini 06 Aug 2026 17:15 3 min read 58 views By Kak Adi

Share berita ini

Kontingen Kwarcab Mojokerto Bersiap Menuju Jamnas XII: Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kontingen Kwarcab Mojokerto Bersiap Menuju Jamnas XII: Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kontingen Kwarcab Mojokerto Bersiap Menuju Jamnas XII: Dukung Swasembada Pangan Nasional

 MOJOKERTO — Jambore Nasional ke-12 (Jamnas XII) Tahun 2026 merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, yang akan diselenggarakan pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ajang tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" dengan motto "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan" . Kontingen Kwarcab Mojokerto yang dipimpin langsung oleh Kak Sugiono, Andalan Urusan Bina Muda, telah resmi dilepas bersama kontingen Jawa Timur di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (6/8/2026). Keberangkatan ini merupakan puncak dari persiapan panjang berjenjang, mulai dari seleksi peserta, pemusatan latihan (Training Center), hingga Diklat ke-10 sekaligus penutupan yang digelar pada 2 Agustus 2026 lalu. Kak Sugiono selaku pimpinan kontingen menyampaikan pesan kepada seluruh peserta: "Jadilah duta yang membanggakan. Jaga nama baik diri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Mojokerto. Tunjukkan kedisiplinan, kerja sama, dan semangat persaudaraan. Jamnas bukan sekadar perkemahan, tapi tempat belajar, bertukar pengalaman, dan membangun persahabatan antar Pramuka se-Nusantara." Peserta telah dibekali berbagai materi, mulai dari latihan fisik, pemantapan PBB tongkat, yel-yel khusus, hingga pemahaman petunjuk pelaksanaan Jamnas. Selama di Cibubur, para peserta akan mengikuti beragam kegiatan edukatif, kreatif, dan produktif — termasuk edukasi pangan, keterampilan kepramukaan, teknologi, festival nusantara, hingga kegiatan keagamaan dan kebangsaan . Jamnas XII diikuti ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah persatuan, pembentukan karakter, serta penguatan peran generasi muda dalam menyokong pembangunan bangsa, termasuk ketahanan pangan nasional . Selamat bertugas dan berkarya, Kontingen Mojokerto! Salam Pramuka!Kontingen Kwarcab Mojokerto Bersiap Menuju Jamnas XII: Dukung Swasembada Pangan Nasional MOJOKERTO — Jambore Nasional ke-12 (Jamnas XII) Tahun 2026 merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, yang akan diselenggarakan pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ajang tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan" dengan motto "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan" . Kontingen Kwarcab Mojokerto yang dipimpin langsung oleh Kak Sugiono, Andalan Urusan Bina Muda, telah resmi dilepas bersama kontingen Jawa Timur di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (6/8/2026). Keberangkatan ini merupakan puncak dari persiapan panjang berjenjang, mulai dari seleksi peserta, pemusatan latihan (Training Center), hingga Diklat ke-10 sekaligus penutupan yang digelar pada 2 Agustus 2026 lalu. Kak Sugiono selaku pimpinan kontingen menyampaikan pesan kepada seluruh peserta: "Jadilah duta yang membanggakan. Jaga nama baik diri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Mojokerto. Tunjukkan kedisiplinan, kerja sama, dan semangat persaudaraan. Jamnas bukan sekadar perkemahan, tapi tempat belajar, bertukar pengalaman, dan membangun persahabatan antar Pramuka se-Nusantara." Peserta telah dibekali berbagai materi, mulai dari latihan fisik, pemantapan PBB tongkat, yel-yel khusus, hingga pemahaman petunjuk pelaksanaan Jamnas. Selama di Cibubur, para peserta akan mengikuti beragam kegiatan edukatif, kreatif, dan produktif — termasuk edukasi pangan, keterampilan kepramukaan, teknologi, festival nusantara, hingga kegiatan keagamaan dan kebangsaan . Jamnas XII diikuti ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah persatuan, pembentukan karakter, serta penguatan peran generasi muda dalam menyokong pembangunan bangsa, termasuk ketahanan pangan nasional .

Redaksi Mojokerto