Penutupan KKN Dakwah di Desa Bangeran Berlangsung Khidmat dan Penuh Antusias

Terkini 30 May 2026 11:07 2 min read 53 views By Kak Adi

Share berita ini

Penutupan KKN Dakwah di Desa Bangeran Berlangsung Khidmat dan Penuh Antusias
Penutupan ini tidak hanya menjadi akhir dari program KKN, tetapi juga menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Institut Nurul Islam Mojokerto dengan masyarakat Desa Bangeran. Diharapkan, sinergi ini terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Penutupan KKN Dakwah di Desa Bangeran Berlangsung Khidmat dan Penuh Antusias

Mojokerto — Rangkaian penutupan KKN Dakwah Institut Nurul Islam Mojokerto Tahun 2026 di Kecamatan Dawarblandong terus berlanjut. Setelah desa sebelumnya, Desa Bangeran menjadi desa ke-2 yang melaksanakan kegiatan penutupan KKN di hari pertama. Acara berlangsung khidmat dan penuh antusias dengan dihadiri oleh jajaran kampus, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran Rektor Institut Nurul Islam Mojokerto, Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E., M.M. menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Bangeran. Dalam sambutannya, Kepala Desa Bangeran, Bapak Al Adzim, M.Si., menyampaikan rasa kagum dan apresiasi yang mendalam atas dedikasi pimpinan kampus serta mahasiswa KKN. “Saya sangat kagum kepada Aba Yai. Beliau sebagai kiai, pendiri dan pengasuh pondok, sekaligus rektor kampus, tetapi berkenan mengantar langsung mahasiswa KKN saat awal keberangkatan, bahkan datang ke rumah malam-malam. Dan hari ini, saat penutupan, beliau juga hadir secara langsung. Masyaallah.” Beliau berharap kehadiran tersebut membawa keberkahan bagi desa “Semoga kehadiran beliau membawa keberkahan bagi Desa Bangeran dan seluruh masyarakatnya. Dan memang baru kali ini ada KKN yang benar-benar serius KKN, mulai dari program kerja hingga kegiatan-kegiatan lainnya.” Selain itu, Kepala Desa juga berharap adanya keberlanjutan kerja sama antara Institut Nurul Islam Mojokerto dengan Desa Bangeran:“Harapannya, selain kegiatan KKN ini, ke depan ada lagi kegiatan KKN maupun program lainnya yang dilaksanakan oleh Nuris berkolaborasi dengan Desa Bangeran.” Menambah semarak suasana, pada akhir acara ditampilkan berbagai penampilan dari anak-anak desa, mulai dari tingkat TK, SD, hingga MI. Salah satu yang menarik perhatian adalah eksebisi Nadhom, yang menunjukkan kemampuan anak-anak dalam melantunkan syair keislaman dengan penuh semangat dan kekompakan. Penutupan ini tidak hanya menjadi akhir dari program KKN, tetapi juga menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Institut Nurul Islam Mojokerto dengan masyarakat Desa Bangeran. Diharapkan, sinergi ini terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.(Bud/Kak Adi)

Redaksi Mojokerto

Recent Articles

Popular Articles