SDN Kembangringgit 3 Mojokerto sulap plastik bekas jadi pot bunga, wujudkan sekolah hijau
SDN Kembangringgit 3 Mojokerto sulap plastik bekas jadi pot bunga, wujudkan sekolah hijau
MOJOKERTO, 26 Juni 2026 – SDN Kembangringgit 3, Kabupaten Mojokerto, terus berinovasi dalam mendukung gerakan peduli lingkungan. Para siswa bersama guru mengolah sampah plastik bekas menjadi pot bunga berwarna-warni yang kini menghiasi seluruh halaman sekolah. Berbagai jenis limbah seperti botol minuman, gelas, dan kemasan plastik yang sebelumnya dianggap sampah, disulap menjadi wadah tanaman hias melalui kegiatan kreatif dan edukatif. Program ini sekaligus menanamkan prinsip 3R—Reduce (mengurangi), Reuse (memakai kembali), dan Recycle (mendaur ulang)—kepada para siswa sejak usia dini. Kepala SDN Kembangringgit 3, Nanik Anisah, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mewujudkan konsep sekolah hijau. “Melalui pemanfaatan plastik bekas menjadi pot bunga, kami ingin membentuk karakter siswa yang cinta dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Target kami, SDN Kembangringgit 3 dapat menjadi sekolah hijau yang asri, bersih, dan sekaligus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di sekitarnya,” ujarnya. Berkat program ini, halaman sekolah yang dulunya kerap terlihat sampah plastik berserakan, kini berubah menjadi lingkungan yang lebih rapi dan asri. Setiap kelas bahkan berlomba menghias pot bunga hasil daur ulang karya siswa masing-masing. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif guru, siswa, paguyuban wali murid, komite sekolah, perangkat pemerintah desa, serta Dinas Lingkungan Hidup. Langkah kecil ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain di Mojokerto untuk memulai gerakan serupa, demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.(Kak Adi/B45)
Related Articles