Hadirkan Indra Sjafri, Evan Dimas, dan Tokoh Sepak Bola Nasional

Olahraga 11 May 2026 14:46 2 min read 42 views By Kak Adi

Share berita ini

Hadirkan Indra Sjafri, Evan Dimas, dan Tokoh Sepak Bola Nasional
Hadirkan Indra Sjafri, Evan Dimas, dan Tokoh Sepak Bola Nasional

PESANTREN SEPAK BOLA eLKISI MOJOKERTO RESMI DILUNCURKAN Hadirkan Indra Sjafri, Evan Dimas, dan Tokoh Sepak Bola Nasional

Mojokerto, 10 Mei 2026* – Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto resmi meluncurkan Pesantren Sepak Bola eLKISI, Minggu 10 Mei 2026. Peresmian ini menghadirkan Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri, mantan pemain dan pelatih klub profesional Hanafing dan Joko Susilo, serta legenda Timnas Indonesia Evan Dimas. Turut hadir Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, Kepala Dinas Pendidikan Amzar Ashari Siregar, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Muttaqin, dan Sekretaris Asprov PSSI Jawa Timur Joko Tetuko. Pesantren Sepak Bola eLKISI mengusung konsep “Dari Lapangan Menuju Peradaban”, memadukan pembinaan sepak bola modern dengan pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan karakter. Pengasuh sekaligus Direktur Pondok Pesantren eLKISI Mojokerto, Fatkhur Rohman, menjelaskan santri akan mendapat latihan teknik, fisik, taktik modern, daya tahan, dan mental bertanding dari pelatih profesional. “Lingkungan pesantren menjaga keseimbangan prestasi olahraga, ibadah, dan karakter. Sepak bola bukan hanya menang, tapi membentuk disiplin, tanggung jawab, dan akhlak,” ujarnya. Santri dipersiapkan memiliki mental juara dan jiwa kepemimpinan untuk melanjutkan karier ke klub atau akademi profesional melalui jalur prestasi. “Harapannya, lahir atlet profesional yang tetap menjunjung nilai keislaman dan akhlakul karimah,” tambah Fatkhur Rohman. Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi terobosan ini. “Kehadiran Pesantren Sepak Bola eLKISI jadi kebanggaan Mojokerto. Akan banyak talenta muda berkembang dengan latihan profesional. Semoga mewarnai prestasi sepak bola nasional dengan pendekatan santun, spiritual, dan sportivitas,” ucap Gus Barra. Program ini menjadi alternatif pembinaan atlet usia muda yang mengintegrasikan kemampuan teknis dan karakter, menjawab kebutuhan sepak bola Indonesia masa depan.

Redaksi Mojokerto